Skip to main content
MANGAIP

follow us

Penyebab dan Cara Memperbaiki Duplikat Konten Blog

Mangaip.com - Halo baraya mamang yang baik hati, pernah melihat kesehatan situs melalui Google Search Console belum? Bagi yang sudah paham pasti, pernah menemukan kata Duplikat di bagian HTML Improvment.
Lho kok ada post yang disebut duplikat konten. Padahal saya tidak pernah copas dari web orang lain? Jawabannya sangat simple bangat sob, jadi apabila ada postingan kamu yang memiliki url atau alamat web yang berbeda tetapi isinya itu-itu aja. Maka ini pun akan dianggap duplikat oleh konten.
Kalau sudah dianggap duplikat oleh google, harus segera diperbaiki karena akan berakibat pada posisi kita di mesin pencarian.
Biar kamu gak bingung, mamang akan bahas satu-satu deh.
Contents

Pengertian Duplikat Konten

Misalnya kamu sedang berada di simpang jalan, ada beberapa jalan neh yang tujuannya yaitu sama, contohnya ke pasar. Jalan A ke Pasar, Jalan B pun sama. Kalau kita terapkan ke blog, maka mamang contohkan dengan keryword.
Dalam blog misalnya memasukan "keyword A". Hasilnya maka akan seperti ini:
  1. http://www.contoh.com/keyword-a
  2. http://www.contoh.com/kategori/keyword-a
Ini bisa jadi konten duplikat kalau tidak dirubah meta deskripsinya. Karena tujuannya sama-sama "Keyword A", hal ini pun harus dijelaskan deskripsinya agar google tidak menganggap ini duplicate content. Biasanya ini terjadi di blog berbasi CMS seperti wordpress.

Penyebab Adanya Konten Duplikat

Biar gak ribet, ada beberapa faktor yang menyebabkan blog dianggap duplicate content oleh google, diantaranya:
  1. URL yang salah
  2. Parameter url tidak beraturan (blog berbasi CMS). Contohnya http://www.contoh.com/keyword-a dan http://www.contoh.com/kategori/keyword-a/?sumber=.......
  3. Urutan Parameter acak-acakan. Misalnya diakhir url ditambahkan /?id=1&cat=2 atau sebaliknya
  4. Komentar yang dibagi menjadi beberapa halaman. Misalnya urlartikel/komentar-page-1 dan urlartikel/komentar-page-2
  5. Halaman bisa diakses melalui www dan non-www. Begitu juga dengan http dan https.
  6. Memiliki meta deskripsi yang sama di setiap halaman, kategori atau tag

Memperbaiki Konten Duplikat Dengan URL Kanonis

Setelah melihat beberap poin penyebab duplikat konten kalau memiliki alamat url yang berbeda tapi tujuan akhirnya sama, maka itu adalah masalah. Akan tetapi hal ini tentunya bisa diperbaiki.
Maka salah satu caranya yaitu menunjukan kepada google url yang sebenarnya, biasanya ini sering disebut Canonical URL atau URL Kanonis.

Menemukan Konten Duplikat

Salah satu alat yang bisa kamu pakai untuk menemukan duplikasi konten yaitu dengan Google Search Console. Silahkan masuk ke Search Appearance>HTML Improvements, seperti pada gambar dibawah.
Disana terdapat beberapa bagian seperti Title tags, missing title tags, duplicate title tags, Long title tags, Short title tags dan non-infomative title tags.
Silahkan pilih satu-satu, biasanya situs yang memiliki judul duplikat atau deskripsi yang duplikat ini akan menjadi masalah besar.
Dengan adanya Search Console kita bisa mengidentifikasi halaman atau pos mana yang mengalami duplikat konten.
Ada cara lain, yang bisa mengidentifikasi masalah duplikat konten, caranya silahkan ketik format dibawah di mesin pencarian misalnya google. site:contoh.com intitle:"keyword-a"
Misalnya cari di google seperti ini, site:mangaip.com intitle:"tutorial - blog".
Dengan cara diatas, google akan menampilkan informasi semua halaman yang mempunyai keyword tersebut.

Solusi Untuk Konten Duplikat

Bagi sobat yang melihat ada konten duplikat di blognya, silahkan lakukan hal berikut ini, terutama untuk blog yang berbasis wordpress.
Pertama, Tidak membuat lagi konten duplikat. Cobalah untuk membuat url yang unik tanpa embel-embel apapun dibelakangnya. Sebaiknya juga fokus terhadap halaman yang berawalan http atau https dan www atau non www.
Kedua, Mengarahkan konten duplikat ke konten utama. Apabila sudah terlanjur memiliki masalah seperti pada nomor pertama. Maka silahkan lakukan redirect halaman tersebut ke halaman utama. 
Ketiga, Menggunakan rel="canonical". Agar tidak terjadi lagi silahkan tambahkan kode seperti ini diblog kamu.
<link rel="canonical" href="http://example.com/category/belajar-blog/">
Keempat, Tautan Balik. Apabila sudah terlanjur, maka hal yang boleh dicoba yaitu memberikan tautan balik dari halaman yang dianggap duplikat ke halaman utama. Tautan balik ini bisa kamu sisipkan di postingan.

Kesimpulan

Pada dasarnya duplikat konten sering terjadi pada blog berbasis CMS seperti wordpress, joomla dll. Sedangkan untuk blogger, hampir jarang ditemukan. Kalaupun ada, biasanya pada blogger itu yang salahnya terdapat pada Templatenya. 
Makanya ketika kamu memakai tema blog secara sembarangan, kemungkinan besar adanya duplikat konten bisa terjadi.
Back to Content ?

You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar