Cara Redirect Amp To Non Amp Di Semua Halaman Website

Redirect Amp to Non Amp, mungkin masih ingat pada tahun 2019 sampai tahun 2020 halaman amp menjadi sangat booming karena mampu meningkatkan kecepatan website atau blog. Bahkan saya pun merasakan kecepatan blog amp yang hampir menyentuh skor 99 kalau diukur menggunakan page speed?

Google pun menyatakan kalau kecepatan loading webiste menjadi salah satu faktor penentu dalam search engine. Akan tetapi, apakah artikel akan tetap memiliki rangking yang sama ketika menggunakan amp dan non amp?

Waduh saya sudah terlanjur menggunakan amp. Bagaimana cara redirect amp to non amp di semua halaman website?

Dalam artikel kali ini, saya akan membahas cara redirect amp to non amp pada semua url postingan atau halaman website dengan platform wordpress. Cara redirect semua halaman amp ke non amp sangat mudah dilakukan bagi pengguna wordpress.

Sekilas Mengenai Redirect Amp To Non AMP

Ketika menggunakan plugin amp di wordpress, tentu akan ada pilihan apakah parameter url akan berakhiran ?amp atau /amp/.

Url halaman dengan parameter akhir ?amp tidak perlu dilakukan redirect amp to non amp, karena halaman atau postingan akan terbuka normal seperti biasanya.

Tetapi jika sudah mengkonfigurasi parameter url dengan akhiran /amp/ maka ketika plugin amp di non-aktifkan akan terjadi error 404 atau halaman tidak ditemukan. Tentu hal ini akan sangat berpengaruh terhadap trafik dari postingan tersebut, apalagi kalau postingan tersebut memiliki trafik yang sangat tinggi.

Maka agar trafik postingan blog tetap terjaga, perlu redirect halaman amp ke non-amp dengan segera.

Cara Redirect Amp To Non Amp Menggunakan Plugin Rank Math

menu redirection rank math wordpress

Bagi yang sudah memasang plugin rank math, redirect amp to non amp, akan sangat mudah dilakukan. Hanya perlu mengaktifkan redirection di dashboard rank math.

Selain bagus untuk SEO website atau blog, plugin rank math menyediakan banyak fitur serta kelebihan yang tidak dimiliki plugin SEO yang lainnya, apalagi untuk versi yang gratis alias free.

Untuk redirect amp to non amp menggunakan plugin rank math, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini.

1. Masuk ke menu rank math kemudian pilih Redirections.

Redirect amp to non amp via rank math

2. Setelah masuk ke fitur redirections rank math, selanjutnya pilih Add New.

add new redirect amp to non amp rank math

3. Kemudian masukan kode berikut ini

Regex Source URL: (.*)/amp
Destination URL: /$1

4. Pada bagian Source URLs masukan (.*)/amp dan pilih regex pada bagian sampingnya. Selanjutnya pada Destination URL masukan /$1 atau seperti pada gambar dibawah ini.

regex wordpress redirect amp to non amp

5. Pilih Add Redirection

Kode diatas akan bekerja sebagai redirect amp to non amp di semua halaman postingan amp. Selanjutnya tinggal mencoba redirect-nya. Misalnya https://www.example.com/urlpostingan/amp/ akan redirect secara otomatis ke https://www.example.com/urlpostingan/.

Redirect Amp To Non AMP menggunakan .htaccess

Apabila situs anda tidak memiliki plugin rank math, maka cara redirect amp to non amp bisa dilakukan melalui . htaccess di Cpanel atau hosting anda.

Silahkan masuk ke cpanel kemudian pilih File Manager, cari .htaccess di direktori domain anda. Kemudian masukan kode berikut dibawah ini, pada .htacces pada bagian paling atas.

RewriteEngine On
RewriteCond %{REQUEST_URI} (.+)/amp(.*)$
RewriteRule ^ %1/ [R=301,L]

Setelah disimpan silahkan coba redirect halaman amp postingan anda.

Redirect AMP To Non AMP Melalui Cloudflare

Bagi kalian yang sudah mengaktifkan cloudflare pada domain atau alamat web-nya, cara redirect halaman amp ke non amp sangat mudah dilakukan. Caranya melalui menu Page Rules yang tersedia di Clouflare.

1. Silahkan login ke cloudflare dan pilih domain yang akan diredirect. Kemudian pilih menu Page Rules. Selanjutnya pilih Create Page Rule.

redirect amp to non amp via cloudflare

2. Pada bagian URL Required masukan kode yang berakhiran /amp/. Masukan https://example.com/*/amp/. Silahkan ganti example.com dengan domain anda.

3. Pada pick setting pilih Forwading URL, selanjutnya pilih 301 Permanent Redirect.

4. Pada kolom Enter destination URL (required), masukan url halaman yang sebenarnya. Masukan: https://example.com/$1. Silahkan ganti example.com dengan domain anda.

5. Kemudian pilih Save And Deploy Page Rule. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar dibawah ini.

cara redirect amp to non amp via cloudflare

Kesimpulan

Apabila memiliki rencana untuk menonaktifkan plugin amp di wordpress, maka sebaiknya langsung membuat redirect amp to non amp karena sangat penting. Terutama bagi postingan atau halaman yang memiliki trafik tinggi.

Apabila tidak sesegera dilakukan redirect, nantinya akan muncul halaman 404 atau error halaman tidak ditemukan. Tentu hal ini sangat tidak baik bagi web/blog tersebut, karena memiliki banyak halaman yang tidak ditemukan.

Semoga artikel redirect amp to non amp ini, bisa bermanfaat bagi anda.

Share:

admin

Halo perkenalkan nama saya Mangaip. Saya merupakan konten kreator, influencer, dan penulis di blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.