Hal Yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mendirikan Usaha

Mendirikan usaha atau mempunyai usaha sendiri bisa dikatakan menjadi impian semua orang. Tetapi untuk mendirikan sebuah usaha tidak semudah membalikan telapak tangan. Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum mendirikan usaha.

Apabila Anda sudah memiliki usaha atau ingin memulai usaha sendiri, ada beberapa proses yang harus dipersiapkan terlebih dahulu.

Maka dari itu, kita harus memiliki beberapa strategi usaha yang akan kita jalankan. Tujuannya ketika sukses kita akan menikmati hasil dari sebuah proses.

Berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum mendirikan usaha.

Tentukan Jenis Usaha Dan Produk Yang Akan Dijual

Hal yang harus dipersiapkan sebelum mendirikan usaha

 

Menentukan jenis usaha dan produk yang akan dijual adalah hal yang sangat mendasar ketika ingin mendirikan usaha. Orang yang sukses adalah orang yang tepat dalam memilih jenis usaha dan produknya.

Banyak jenis usaha yang tentunya bisa dimaksimalkan, seperti perdagangan, jasa, dan industri.

Ada beberapa poin ketika Anda ingin menentukan sebuah jenis usaha:

Ide Usaha

Persiapan sebelum mendirikan usaha, sebaiknya tentukan dulu jenis produk yang akan kita jual. Apakah bisa diterima dipasar atau tidak. Misalnya ketika anda ingin mendirikan sebuah usaha pakaian, tentu harus ditentukan pakaian seperti apa yang akan laku saat ini.

Riset Pasar

Riset pasar adalah poin yang penting ketika akan mendirikan usaha baru. Dengan melakukan riset pasar, nanti akan ketemu produk yang diharapkan akan diterima dipasaran dengan mudah. Tentu harapan penjualan produk pun ingin meningkat secara signifikan.

Justru sebuah usaha yang mengalami kerugian, karena memang tidak melakukan riset pasar terlebih dahulu.

Produk Berbeda Dari Yang Lain

Produk baru, setidaknya memiliki kelebihan dari produk yang serupa. Tentu, akan menjadi pertimbangan konsumen, ketika suatu produk memiliki perbedaan dan kelebihan yang jauh dari produk yang lainnya.

Maka salah satu kuncinya dalam menentukan produk yang berkreasi dan berinovasi.

Izin Mendirikan Usaha

izin mendirikan usaha

 

Ketika akan mendirikan usaha hal yang harus dipersiapkan lainnya yaitu pembuatan izin usaha. Biasanya pelaku usaha yang baik akan membuat perizinan kepada Pemerintah setempat agar tempat usahanya itu menjadi legal dan mempunyai kekuatan hukum.

Dimulai dari IMB (Izin Mendirikan Bangunan) bagi tempat atau lokasi baru yang akan dijadikan sebagai tempat usaha.

Bahkan bagi perusahaan besar diharuskan memiliki Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP) dan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pelaku UMKM.

Selanjutnya, perizinan bagi produknya itu sendiri. Misalnya, untuk mendirikan usaha makanan, maka biasanya akan muncul, P-IRT untuk produksi rumahan, BPOM hingga label halal.

Kenapa harus ada perizinan? Mari kita lihat contoh berikut, ada 2 buah produk kecantikan dengan kualitas yang sama, memiliki harga yang sama juga, tetapi yang satu masih belum memiliki izin edar, dan yang kedua sudah terdaftar di BPOM dan ditampilkan di produk tersebut.

Tentu akan memilih produk kecantikan yang sudah memiliki izin edar dari BPOM karena lebih terpercaya.

Jenis Badan Usaha

jenis badan usaha

 

Persiapan mendirikan usaha, sebaiknya kenali dulu jenis usaha yang akan dibangun. Terdapat beberapa klasifikasi jenis dari badan usaha. Agar lebih mengenali usaha yang akan Anda bangun, berikut beberapa klasifikasi umum jenis usaha

Perusahaan Perseorangan

Perusahaan Perseorangan adalah perusahaan atau jenis usaha yang mempunyai pemilik tunggal. Pemiliki berhak mengatur segala urusan mengenai perusahaan. Mulai dari pendirian usaha, strategi usaha, laba usaha, pajak dan lainnya.

Contoh Persuhaan Perseorangan yaitu usaha mikro atau yang lebih dikenal dengan Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM), tukang bakso, pedagang keliling, pedagang eceran, warung kelontongan dan lainnya.

Firma

Apabila sedikit asing dengan kata firma, yaitu usaha yang memiliki anggota yang diharuskan untuk saling kolaborasi, atau dengan kata lain ada istilah “tanggung renteng”. Firma mempunyai beberapa anggota dengan nama usaha yang sama.

Salah satu contohnya yaitu Firma Dagang, dimana memiliki satu nama usaha yaitu firma dagang dan memiliki anggota berupa para pedagang.

Persekutuan Komanditer / CV

Kalau ini mungkin sudah tidak asing lagi. Persekutuan Komanditer atau yang lebih dikenal dengan CV merupakan perusahaan yang menawarkan fleksibiltas.

Dimana dalam persekutuan komanditer terdiri dari 2 jenis mitra. Mitra yang pertama yaitu pengelola sedangkan mitra yang kedua adalah sumber dana / investor. Mitra yang pertama sering disebut mitra aktif dan yang kedua disebut mitra pasif.

Peran keduanya sangatlah penting, untuk memulai bisnis baru, atau mengembangkan usaha agar tetap berjalan lancar.

Perseroan Terbatas (PT)

Sepertinya Perseroan Terbatas adalah jenis badan usaha yang paling umum dikenal pada saat ini. Pemilik usaha belum tentu mempunyai kewajiban untuk mengelola perusahaan. Biasanya pendirian usaha berupa Perseoran Terbatas (PT) memerlukan proses yang panjang.

Apabila Anda mengenal istilah saham dalam perusahaan, maka pemiliki saham dengan persentase terbesar sering disebut pemilik perusahaan tersebut. Apabila ada orang lain yang memiliki saham yang lebih tinggi dalam perusahaan tersebut, maka kepemilikan perusahaan bisa berganti kepada pemiliki saham terbesar yang baru.

Nama Usaha

mendirikan usaha - contoh nama usaha atau brand

 

Setelah panjang lebar, mengenai proses pendirian usaha, ada hal yang terlewati dan tentunya paling penting yaitu Nama Usaha (Merk Dagang).

Baiknya nama usaha atau sebuah merk memiliki nama yang mudah diingat atau membuat penasaran calon konsumen.

Contohnya, untuk produk keripik singkong yang merupakan industri rumahan. Bisa memberikan nama yang uni seperti, Keripik MaEde, Keripik Dua Saudara, dan yang lainnya. Dimana Keripik adalah nama produknya, sementara MaEde dan Dua Saudara merupakan nama pemiliknya.

Tentu pemilihan nama dalam persiapan mendirikan usaha sangatlah penting, bisa mengandung sebuah doa. Contohnya, saya mempunyai teman yang memiliki nama usaha “KAHASIL”. Dia merupakan penjual tas selempang, sesuai dengan nama brand-nya, dia pun kini sukses berjualan tas secara online.

Go Digital

Mendirikan usaha - Go Digital

 

Ketika mendirikan sebuah usaha, pada jaman serba digital ini, maka pemilik usaha pun harus mengikuti perkembangan jaman. Dimana usaha dilakukan secara online, bukan lagi offline.

Dengan membuat usaha online, tentu akan memudahkan calon pelanggan untuk membeli produk anda.

Maka, solusinya yaitu membuat perusahaan menjadi sebuah website atau blog. Tentunya diperlukan suatu domain perusahaan yang harus daftarkan di penyedia domain, salah satunya Niagahoster.

Niagahoster menyediakan berbagai nama domain untuk di daftrakan, harga domain niagahoster pun terbilang cukup murah untuk pelaku usaha baru.

Sebagai langkah awal, Anda bisa membeli domain di Niagahoster, kemudian di sinkronkan dengan blog gratisan seperti blogspot, weebly dan lainnya.

Apabila ingin terlihat profesional, tentu Niagahoster siap melayani pembuatan website perusahaan yang ingin anda kembangkan.

Mengapa domain perusahaan itu penting? Selain untuk memperkenalkan produk secara online, tentu Anda ingin memiliki kepercayaan atau trust kepada konsumen. Selain itu, memudahkan untuk bertransaksi produk anda secara online.

Pemodalan

Untuk mendirikan usaha, modal merupakan hal yang ditakutkan oleh seseorang ketika ingin memulai bisnis. Padahal banyak jenis usaha yang tidak perlu mengeluarkan banyak modal.

Salah satunya, yaitu usaha di bidang reseller. Sebagai reseller anda tidak perlu memproduksi atau membuat sebuah produk, hanya perlu bekerjasama dengan supplier untuk ikut menjual produknya.

Setelah berjalan, anda bisa mengembangkannya menjadi usaha milik pribadi atau bisnis rumahan dengan modal yang masih minim.

Kecuali apabila ingin mendirikan usaha yang cukup besar, maka hal permodalan pun harus dipikirkan secara matang-matang. Anda bisa mengajak orang lain untuk berinvestor ke perusahaan anda, atau bila diperlukan, mengajukan pinjaman ke Bank yang akan dijadikan sebagai permodalan usaha anda.

Kompetitor

Seperti yang sudah diulas diatas dalam hal penentuan harga, maka Anda harus dengan usaha orang lain yang memiliki jenis dan bidang usaha yang sama dengan kita, atau kata lainnya kompetitor.

Harga dari kompetitor sangat penting untuk dijadikan sebagai dasar bagi kita dalam menentukan harga suatu produk.

Apabila anda ingin menang dari kompetitor, tentu berikan harga dibawah kompetitor dengan kualitas produk minimal sama dengan kompetitor anda. Sebaliknya, apabila anda ingin memberikan harga yang lebih tinggi dari kompetitor anda, tentunya kualitas produk harus lebih tinggi dari kompetitor anda

Kualitas SDM

Berjalannya suatu perusahaan tentu dibarengi dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki perusahaan tersebut.

Dibelakang perusahaan yang sukses, tentu ada bagian marketing yang mumpuni. Begitu pun hal yang dilakukan ketika ingin mendirikan usaha.

Apabila anda merupakan seorang pedagang, tentu Anda harus mempunyai cara agar dagangan tersebut laku. Maka orang yang mempunyai pengalaman di bidang marketing, akan membantu usaha anda untuk menjajakan produk anda agar laris manis.

Tentu, bukan hanya sekedar marketing saja, di perusahaan besar, mungkin ada banyak beberapa bagian-bagian atau divisi yang diharuskan mempunyai SDM yang tinggi.

Kesimpulan

Ternyata banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum mendirikan usaha, mulai dari perencanaan, strategi, nama usaha, permodalan hingga kualitas SDM. Alangkah baiknya suatu usaha mengikuti perkembangan pada saat ini.

Ketika banyak para pelaku usaha yang menjual produknya secara online, mengapa kita tidak. Mari mulai mendirikan usaha saat ini! Apakah anda sanggup? Atau tetangga dan kerabat anda sudah selangkah lebih maju! Selamat berwirausaha.

Share:

admin

Halo perkenalkan nama saya Mangaip. Saya merupakan konten kreator, influencer, dan penulis di blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ibu Guru Pasti Meleleh, Ini Puisi Hari Guru Nasional Berbagai Macam Peralatan Kantor Serta Fungsinya