Tips Mendapatkan Peluang Kerjasama Pemasaran Produk Hortikultura

Pemasaran produk hortikultura. Salah satu permasalahan klasik yang sering dialami oleh petani holtikultura adalah sulitnya menjual dan jatuhnya harga produk hortikultura saat panen raya. Suplay produk berlebih sementara permintaan dan kebutuhan pasar tetap.

Kondisi ini sangat berpeluang menurunkan harga. Oleh karena itu, agar produk hortikultura yang dihasilkan tetap laku terjual, Anda perlu melebarkan sayap pemasaran ke daerah lain. Untuk tujuan ini tentunya Anda perlu bekerjasama dalam hal pemasaran produk dengan pihak lain.

Nah, bagaimana cara mendapatkan peluang kerjasama pemasaran tersebut? Hal inilah yang akan dibahas dalam tulisan ini.

Tetapkan Target Pemasaran

Tips Mendapatkan Peluang Kerjasama Pemasaran Produk Hortikultura - tetapkan target pemasaran

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk mendapatkan peluang kerjasama pemasaran produk hortikultura adalah dengan menetapkan target pemasaran. Terlebih dahulu Anda perlu menetapkan kemana target pemasaran produk hortikultura Anda.

Apakah ke pasar tradisional, supermarket, pasar dalam negeri atau pasar luar negeri?

Dalam menetapkan target pemasaran ini, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal, yaitu:

1. Kualitas Produk

Target pasar harus disesuaikan dengan kualitas produk. Pasar-pasar modern seperti supermarket, mall dan sejenisnya tentu saja hanya akan menerima produk-produk dengan kualitas super.

Demikian juga dengan pasar-pasar luar negeri. Quality control merupakan faktor penting yang harus diperhatikan dalam penjualan produk.

Nah, bagaimana dengan produk hortikultura yang Anda miliki? Apakah sudah memenuhi standar kualitas yang diminta oleh pasar-pasar modern dan pasar luar negeri?

Jika sudah, Anda bisa mengajukan kerjasama pemasaran dengan manajemen pemasaran pada pasar-pasar modern tersebut. Jika belum, maka Anda perlu banting setir untuk membangun kerjasama pemasaran dengan distributor-distributor dan pedagang-pedagang buah di pasar buah dan pasar-pasar tradisional yang ada di daerah lain.

2. Tingkat Produksi

Hal kedua yang perlu dipertimbangkan adalah tingkat produksi. Bagaimana tingkat produksi produk hortikultura yang Anda hasilkan? Adakah layak untuk didistribusikan ke luar daerah.

Untuk bisa didistribusikan keluar daerah tentunya Anda harus memiliki produksi produk yang memadai. Agar proses pengiriman barang tidak memakan biaya terlalu tinggi.

3. Kontinuitas Produksi

Jika ingin menjalin kerjasama pemasaran dengan pasar-pasar modern, tentunya produk yang Anda hasil harus selalu ada atau kontinyu. Pasar modern biasanya membutuhkan suplay produk hortikultura tidak terlalu banyak setiap jenisnya, namun harus selalu ada.

Karena itu, jika Anda mampu memproduksi produk hortikultura dengan kualitas premium dan berproduksi secara kontinyu, ada baiknya Anda bekerjasama dengan pusat-pusat perbelanjaan modern.

Selain harga lebih premium, kerjasama juga menjamin keberlangsungan pemasaran produk Anda selama kontrak kerjasama masih berjalan.

Bergabung Dalam Asosiasi Petani Pedagang Hortikultura

Tips Mendapatkan Peluang Kerjasama Pemasaran Produk Hortikultura -2

Asosiasi Petani dan Pedagang Hortikultura ini ada baiknya dibentuk di daerah-daerah yang menjadi sentra penghasil produk hortikultura. Sebagaimana kita tau, produk hortikultura adalah produk-produk yang mudah rusak, busuk dan tidak tahan lama. J

ika, tidak langsung terjual biasanya produk akan menurun kualitasnya karena proses pematangan fisiologis tetap terjadi secara alami pada produk.

Oleh karena itu, produk hortikultura yang sudah dipanen sebaiknya segera terjual. Agar kualitas produk tidak segera turun yang berpotensi menurunkan harga juga.

Namun, hal ini tidak mudah dilakukan di daerah yang menjadi sentra produksi hortikultura, apalagi pada saat panen raya. Karena, suplay produk sudah terlalu melimpah.

Oleh karena itu, produsen produk hortikultura membutuhkan sebuah asosiasi yang akan menjembataninya dengan para pedagang dan distributor produk hortikultura di daerah lain.

Asosiasi bertugas untuk menjalin kerjasama pemasaran dengan distributor-distributor produk hortikultura di daerah lain. Sementara petani bertugas untuk menyediakan produk hortikultura.

Sehingga, ketika musim panen tiba, petani hortikultura tidak perlu lagi khawatir produknya tidak laku. Karena, sudah ada yang akan menampung produknya dengan harga standar yang layak yang sudah disepakati di asosiasi.

Contoh nyata dari penerapan konsep ini adalah Asosiasi Petani Pedagang Hortikultura yang ada di daerah kecamatan Bandungan, Jawa Tengah. Asosiasi ini dibentuk dengan tujuan untuk melindungi harga di tingkat petani dan menjamin pemasaran produk di saat panen raya.

Meskipun belum berjalan sempurna, namun asosiasi ini sudah sangat membantu petani hortikultura di wilayah Kecamatan Bandungan dalam memasarkan produknya.

Sebagaimana kita tau, Bandungan merupakan daerah sentra penghasil buah dan sayur. Harga buah dan sayur di tingkat petani cenderung jatuh di saat panen raya.

Kehadiran asosiasi ini diharapkan mampu untuk menyelamatkan harga di tingkat petani, khususnya petani yang tergabung dalam asosiasi. Karena, asosiasi sudah menjalin kerjasama pemasaran dengan para distributor produk hortikultura dari daerah lain yang siap membeli produk petani dengan harga yang sesuai.

Luaskan Pergaulan

Mendapatkan peluang kerjasama pemasaran tak ubahnya mencari jodoh. Anda perlu memperluas pergaulan dan memperbanyak relasi di berbagai tempat. Bertemu dengan banyak orang memungkinkan Anda mendapatkan banyak informasi dan peluang-peluang baru di bidang pemasaran produk hortikultura ini.

Di dunia yang serba terbuka ini, memperluas pergaulan dan mendapatkan relasi kerja bisa dilakukan di mana saja. Bahkan dari rumah dengan bantuan koneksi internet, Anda bisa mendapatkan relasi kerjasama.

Saat ini, banyak group-group facebook yang mengumpulkan para petani dan pedagang hortikultura dalam satu forum diskusi. Saling berbagai informasi pertanian dan pemasaran produk.

Di group tersebut, Anda bisa berkenalan dan menjalin kerjasama pemasaran dengan para pedagang hortikultura dari berbagai daerah. Tentunya, Anda juga perlu selektif dan hati-hati dalam memilih relasi dalam bekerjasama.

Aktif Mengikuti Berbagai Event Bisnis

Tips Mendapatkan Peluang Kerjasama Pemasaran Produk Hortikultura -3

Tips berikutnya adalah dengan rajin mengikuti berbagai event bisnis, khususnnya yang berkaitan dengan agribisnis hortikultura. Di berbagai tempat, biasanya sering dilakukan berbagai event bisnis. Seperti pameran produk hortikultura, agribisnis ekspo dan sejenisnya.

Ini bisa menjadi ajang bagi Anda selaku produsen produk horti untuk unjuk gigi. Tunjukkan pada calon konsumen dan distributor bahwa produk Anda berkualitas premium. Sehingga mereka tertarik untuk menjalin kerjasama dengan Anda.

Event-event bisnis merupakan ajang pertemuan antara konsumen, produsen, distributor dan pelaku bisnis. Melalui event-even tersebut, berbagai pihak saling mengenal, konsumen jadi tau produk yang Anda tawarkan, demikian juga dengan distributor.

Keunggulan produk Anda, dan respon positif dari konsumen, bisa menarik minat berbagai pihak untuk bekerjasama dengan Anda. Sehingga peluang kerjasama pemasaran tersebut terbuka dengan sendirinya.

Aktif Mencari Peluang Kerjasama

Tips selanjutnya adalah aktif mencari peluang kerjasama di berbagai kesempatan. Anda bisa saja proaktif mendatangi berbagai pusat perbelanjaan, distributor, maupun pedagang besar untuk menawarkan kerjasama pemasaran.

Tentunya, sebelum melangkah Anda perlu terlebih dahulu mengenali produk Anda. Kemudian disesuaikan dengan target pasar yang akan dituju. Jika produk Anda berkualitas premium, maka jangan ragu untuk menawarkan kerjasama dengan pusat-pusat perbelanjaan modern dan distributor besar yang ada di daerah Anda.

Namun, jika kualitas produk Anda masih rata-rata, maka Anda harus puas ketika bisa menawarkan kerjasama dengan para pedagang dan distributor produk hortikultura yang ada di kota Anda.

Peluang kerjasama itu sebenarnya ada di mana-mana. Anda hanya perlu proaktif untuk mencari dan menemukan peluang kerjasama pemasaran di berbagai kesempatan. Baik di event bisnis, diskusi di media sosial, komunikasi dengan berbagai stakeholder dan lain sebagainya.

Luaskan pergaulan, buka mata dan telinga, serta berpikirlah positif. Maka, peluang tersebut akan berdatangan menghampiri.

Share:

admin

Halo perkenalkan nama saya Mangaip. Saya merupakan konten kreator, influencer, dan penulis di blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.