Unsur Penting Dalam Naskah Drama Legenda

Jika kehidupan ini tanpa adanya drama, tentunya akan monoton. Setidaknya, dalam hal ini kita mengenal ada drama yang menggunakan naskah, tetapi ada juga yang tanpa naskah. Sementara kita mengenal satu cerita yang disebut dengan legenda, yaitu cerita rakyat terkait dengan terjadinya sesuatu di sebuah tempat. Dalam cerita ini, kita tidak mengenal naskah drama legenda.

Drama adalah satu satu kesenian yang memungkinkan untuk mengeksplorasi semua kondisi. Eksplorasi dilakukan atas kondisi yang terjadi dalam kehidupan. Drama adalah satu kondisi yang menyebabkan seseorang atau lebih merasakan betapa kehidupan ini begitu dinamis. Dengan adanya naskah drama berdasarkan legenda ini, maka keberadaan legenda semakin terjaga. Bahkan dapat kita tingkatkan keberadaannya tersebut.

Sebuah cerita, jika hanya tertulis memang kurang begitu memikat. Hal ini karena keterbatasan kekuatan dari tulisan itu sendiri. Ketika kita membaca, seringkali kekuatan tulisan tersebut tidak langsung kita rasakan. Tetapi, ketika kita melihat sebuah visualisasi dari tulisan, semakin jelas bagi kita.

Begitu juga dalam cerita legenda, akan semakin gamblang ceritanya jika kita mempunyai naskah drama legenda tersebut. Dengan adanya naskah drama legenda, maka sebuah legenda akan lebih mudah dipahami dan dihayati masyarakat. Kita masih ingat betapa dahsyatnya film tentang Siti Nurbaya dibandingkan novel Siti Nurbaya. Visualisasi kondisi ataupun tokoh semakin kuat terbangun di citra masyarakat.

Untuk dapat menyusun naskah drama, maka setidaknya kita perlu memahami beberapa aspek pentingnya. Aspek – aspek yang kita maksudkan merupakan aspek penting untuk membangun cerita agar lebih menarik dan alami. Aspek penting yang kita maksudkan dalam hal ini adalah:

Naskah Drama Legenda – Ringkasan Cerita

Ringkasan cerita merupakan dasar disusunnya sebuah naskah. Dengan adanya ringkasan cerita ini, maka kita sudah mempunyai gambaran jelas tentang cerita yang akan dilakonkan. Ringkasan cerita ini mencoba untuk memberikan gambaran singkat terkait dengan cerita yang dilakonkan. Dengan adanya ringkasan cerita ini, maka setiap langkah yang kita lakukan sudah jelas dan tidak boleh menyimpang.

Ringkasan cerita adalah pakem yang harus dipenuhi. Setiap kali lakon dilakonkan, maka para pelakon harus mengikuti isi dari cerita tersebut. Tidak boleh ada penyimpangan terhadap inti cerita yang digambarkan dalam ringkasan cerita tersebut. Setiap pemain harus memahami ringkasan cerita ini agar mereka tidak terlalu kebablasan dalam melakukan improvisasi atas tokoh yang harus dilakonkan.

Oleh karena itulah, maka setiap pemain harus memiliki ringkasan cerita ini. Mereka harus mempelajari cerita secara tuntas agar dapat memerankan tokohnya secara proporsional. Artinya setiap pamain harus dapat menghayati tokohnya agar saat tampil mereka tidak menyimpang dari cerita sesungguhnya.

Naskah Drama Legenda – Karakter Personal

Karakter adalah sikap dan sifat yang dimiliki oleh seseorang, daam hal ini tokoh dalam cerita drama yang akan dilakonkan. Hal ini wajib harus ditulis dalam naskah sehingga para pemain dapat merefleksikan daya imanjinasinya. Tetapi, jika mereka diberikan informasi mengenai karakter personal, maka mereka akan semakin muda memerankannya.

Karakter ini akan memberikan warna dari drama yang akan dilakonkan. Dari karakter itulah akan dibangun sebuah kondisi serealistis mungkin. Karakter inilah yang memberikan gambaran bagaimana sesungguhnya tokoh yang akan diperankan. Mulai dari sikap, sifat, dan perilakunya sehari–hari. Jika seorang pemain berhasil memahami dan selanjutnya memahami karakter tokoh yang diperankanya, yakinlah dia dapat memerankan di drama sebaik–baiknya, bahkan lebih baik dari tokoh yang sesngguhnya.

Dalam sebuah naskah drama, informasi mengenai karakter memang sangat dibutuhkan agar pemain tidak meraba– abanya. Mereka langsung memposisikan dirinya ketika menerima naskah drama. Artinya proses asimilasi dan adaptasi terhadap karakter tokoh menjadi semakin cepat dan tepat. Penguasaan ini sangat penting sebab, melakonkan drama jauh berbeda dengan pembuatan film yang dapat diulang – ulang take-nya. Dalam drama, sekali kita salah saat tampil, ya pasti salah, tidak ada waktu untuk memperbaikinya lagi.

Naskah Drama Legenda – Dialog

Dialog adalah pembicaraan yang terjadi antara dua orang atau lebih. Dialog merupakan salah satu cara untuk menyampaikan inspirasi dan berbagai kondisi yang diharapkan. Dengan dialog, maka kita semakin memahami sesungguhnya drama tersebut berisi tentang apa.

Dialog inilah yang menjadikan drama menjadi lebih hidup. Dahulu memang ada drama tanpa suara, berarti tidak ada dialog dalam drama tersebut. Mereka lebih mengedepankan peran pantomimik dari pelakonnya. Para pemain harus dapat berperan mimik dan bahasa isyarat.

Para pemain drama harus menghapalkan semua dialog yang harus dilakukan dalam pelakonannya. Penghapalan ini snagat penting agar pada saat tampil di panggung drama mereka tidak lupa teks dialognya. Sangatlah fatal dalam seni pertunjukkan panggung lantas kita lupa teks dialog yang harus dilakukan. Walaupun ada tim pembisik, tetapi jika kita tidak hapal merupakan sesuatu yang memalukan.

Naskah Drama Legenda – Tim Pembisik

Tim pembisik adalah sekelompok orang yang ditugasi secara khusus untuk membantu pemain yang mengalami kesalahan atau lupa terhadap teks naskah. Hal ini penting sebab walaupun latihan sudah dilakukan beberapa kali, tetapi sebagai manusia aspek lupa merupakan muatan alamiah.

Bermain drama, khususnya panggung memang dibutuhkan kemampuan personal tingkat tinggi. Banyak sekali kondisi yang harsu dikuasai sedemikain rupa sehingga ada saat tampil tidak mengalami kesulitan. Termasuk dalam hal ini adalah penguasaan teks naskah dramanya. Pemain dapat saja mengalami lupa saat sudah main di panggung. Apa yang terjadi jika pada saat bermain di panggung, ada pemain yang lupa teks naskahnya. Pasti terjadi kepincangan. Jika saja teman mainnya tanggap, maka dapat menutupinya. Bagaimana jika mereka tidak tanggap?

Dalam kondisi inilah, peranan pembisik sangat penting. Para pembisik ini harus dapat mengetahui kapan seorang pemain membutuhkan bisikannya. Dalam hal ini, setiap pemain harus memberi isyarat jika dia lupa teks. Salah satu caranya adalah dengan mendekati posisi sang pembisik. Dengan cara seperti ini, maka pertunjukan terselamatkan dari kepincangan dialog.

Naskah Drama Legenda – Keterangan Tambahan

Keterangan tambahan yang kita maksudkan dalam hal ini adalah beberapa keterangan yang memudahkan bagi pemain untuk bermain. Seperti kita ketahui, pada saat kita memerankan sebuah lakon, maka ada saat –saat berada di panggung drama, tetapi ada saatnya kita meninggalkan panggung. Seorang pemain harus memahami hal tersebut.

Jangan sampai terjadi seorang pemain merasa keenakan di panggung sehingga tidak segera keluar. Sementara teman yang seharusnya masuk tidak dapat segera masuk. Hal ini akan jelas terlihat saat proses berlangsung. Pasti ada kejanggalan saat bermain. Keterangan tambahan ini merupakan informasi yang merupakan hasil dari pemahaman naskah. Selain itu, keterangan tambahan ini merupakan upaya untuk mengatur ritme permainan sehingga terlihat nyata dan alamiah.

Dalam hal ini, keterangan tambahan merupakan aturan permainan yang harsu dilakukan oleh pemain. Dengan keterangan tambahan ini, maka seseorang dapat memainkan peranannya tanpa tersendat sendat. Mereka dapat menciptakan drama yang mengalir sebagaimana air, tanpa hambatan akibat keraguan tidak memahami arus cerita. Bahkan keterangan tambahan ini dpaat saja berupa isyarat musik.

Begitulah yang harus kita sertakan dalam naskah drama agar pelakonan tersebut dapat berlangsung lancar. Jika pelakonan lancar, tentunya lakon selanjutnya mudah untuk dikondisikan.

Share:

admin

Halo perkenalkan nama saya Mangaip. Saya merupakan konten kreator, influencer, dan penulis di blog ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.